
Suatu hari seorang lelaki pemarah menemui Sang
Kakek. Dia mendamprat Kakek dengan kata-kata kasar. Sang Kakek mendengarkanya
dengan sabar, tenang, dan tidak berkata sepatah pun.
Akhirnya lelaki itu berhenti memaki. Setelah itu,
Kakek bertanya kepadanya,”Jika seseorang memberimu sesuatu tapi kamu tidak
menerimanya, lalu menjadi milik siapakah pemberian itu ?” “Tentu saja menjadi
milik si pemberi.” Jawab orang itu.
”Begitu pula dengan kata-kata kasarmu,” timpal Kakek
.”Aku tidak mau menerimanya, jadi itu adalah milikmu. Kamu harus menyimpannya
sendiri. Aku mengkhawatirkan kalau nanti kamu harus menanggung akibatnya,
karena kata-kata kasar hanya akan membuahkan penderitaan. Sama seperti orang
yang ingin mengotori langit dengan meludahinya. Ludahnya hanya akan jatuh
mengotori wajahnya sendiri.”
Lelaki itu mendengarkan Sang Kakek dan merasa malu.
Ia meminta maaf dan kemudian pergi.





0 komentar:
Posting Komentar