Kebayang ga sih choy kalau sebenernya kita ini pemimpin?
Ya jelas kalau kita ini semuanya pemimpin. Kenapa? Karena kita itu semuanya
pemimpin bagi diri kita sendiri. Pemimpin itu bukan Cuma bisa ngendaliin
organisasi aja, ya ngendaliin diri kita sendiripun termasuk emosi itu namanya
memimpin. Oke buat lu lu pada yang mau jadi pemimpin yang baik, yumari liat
tips-tips buat jadi pemimpin yang baik.
Jadi pemimpin itu gampang
– gampang susah. Buat yang sudah pernah menduduki jabatan sebagai pemimpin,
terutama di sebuah organisasi, pasti paham bagaimana memimpin anak buahnya
*tjie anak buah kaya preman aja*. Sudah tanggung jawabnya besar, banyak masalah
yang mesti diselesaikan pula.
Tapi diantara itu semua, menjadi
pimpinan yang disukai anak buahnya adalah hal yang paling sulit. Jika kamu
sedang menduduki posisi sebagai pemimpin, satu hal yang perlu kamu ingat. Be a leader, not a boss. Pasalnya, ngga
ada seorangpun didunia ini yang suka sama seseorang yang bossy abis. Nah biar kamu jadi seorang pemimpin yang gak berlagak
boss, baca baik – baik 7 karakter yang baik berikut ini.

Memimpin tanpa harus menguasai
Menjadi pemimpin tak lantas membuat kita menguasai anak buah kita
sepenuhnya. Menjadi pemimpin yang baik berarti ada dan bekerja bersama anak
buahnya, bukan hanya seseorang yang memerintah dari kursi kepemimpinannya.
Mendengarkan dan menanggapi, bukan mendikte
Memerintah adalah hal yang identik dengan kedudukan pimpinan. Namun,
seorang pemimpin yang baik bukanlah orang yang hanya memberikan perintah bagi
anak buahnya. Akan tetapi, mereka yang bisa berdiskusi, memberi saran dan
masukan bagi anak buahnya.
Memberikan motivasi alih-alih ancaman
Sebuah tim akan menunjukkan kinerja yang lebih baik jika anggota tim
tersebut merasa nyaman dan termotivasi untuk melakukan pekerjaannya. Sebaliknya,
perasaan tertekan dan keterpaksaan dalam melakukan tugas mengakibatkan
penurunan kinerja. Oleh karenanya, seorang pemimpin yang baik harus mampu
memberikan perintah dengan memotivasi anggotanya, bukan dengan memberikan
ancaman atau hukuman.
Berani belajar dan mau mengajari
Berada diposisi atas, sering membuat kita tampak
lebih baik, lebih pandai dan lebih ahli dibanding anggota tim kita. Padahal,
hal tersebut belum tentu benar. Ketika kita menjadi seorang pemimpin, kita tak
perlu malu untuk terus belajar, atau bertanya pada anak buah.
Ikut ambil
bagian
Anak buah tentu lebih menyukai pemimpin
yang bekerja bersama mereka, daripada pemimpin yang hanya memberikan perintah
sambil duduk dikursi singgasananya. Jadi jika kamu mendapat kesempatan untuk memimpin
sebuah tim, pastikan kamu ikut mengambil bagian dalam pekerjaan maupun kegiatan
lain yang dilakukan oleh anggotamu.
Menegur tanpa mencaci maki
Seorang pemimpin yang baik bukanlah
orang yang akan memarahi anak buahnya karena mereka melakukan kesalahan. Alih –alih
marah, seorang pemimpin harusnya memberikan solusi dan nasihat yang membangun.
Berlaku adil
Memperlakukan seluruh anak buah dengan
adil. Itu hal yang penting. Seorang pemimpin yang bersikap pilih kasih jelas
tidak akan disukai anak buahnya.
Oke choy
kayanya Cuma segitu mungkin yang bisa aku bagi sama kamu yang lagi baca ini
entri. Semoga bisa menjadi pemimpin yang baik ya J





0 komentar:
Posting Komentar